Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Pemberian Susu

Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Pemberian Susu

Sebagai orangtua, pasti Anda berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik pada anak. Misalnya, dengan membawa anak ke dokter gigi secara rutin, memasak bekal yang sehat, hingga memastikan anak berolahraga secara teratur. Prioritas Anda adalah agar ia tumbuh dengan sehat dan bahagia.

Salah satu aktivitas harian anak yang tidak boleh terlewatkan adalah minum susu. Karena pada tahap tumbuh kembang, anak memerlukan nutrisi dan zat kalsium dari susu. Namun, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan orangtua saat memberikan susu. Kesalahan ini dapat menimbulkan kerugian bahkan penyakit.

  • Memberikan anak susu menjelang tidur

Kebiasaan minum susu botol dengan cara yang kurang tepat, misalnya dilakukan pada malam hari hingga tertidur, dapat menyebabkan karies botol. Pada balita berusia di bawah 1 tahun biasanya tidak terlalu menimbulkan kerusakan. Sebab gigi yang tumbuh kemungkinan baru 8 gigi sehingga masih mudah dibersihkan. Karies botol lebih banyak menyerang anak berusia 1-2 tahun yang masih sulit melepaskan minum susu botol menjelang tidur.

Anak yang mengalami karies botol susu berpotensi untuk mengalami kesulitan dalam bicara, menghambat proses mengunyah, gigi dapat tumbuh berjejal, serta menyebabkan kerusakan pada periode gigi tetapnya.

  • Membiarkan anak menyedot botol susu seharian

Kebiasaan ini tidak hanya dapat merusak email gigi, tetapi juga dapat membuat gigi tetap tumbuh berdesakan. Ini dikarenakan adanya daya isap yang membuat rahang atasnya lebih sempit.

Selain itu, menyedot botol susu seharian dapat membuat anak tergantung dengan botol. Anak yang masih bergantung dengan botol di usia 2 tahun, ternyata 25% mengalami obesitas sampai mereka usia 5.5 tahun. Usia yang dianjurkan untuk menggunakan botol susu adalah sampai 18 bulan, bila dilihat dari sisi asupan kalorinya.

Strategi terbaik untuk mengatasi masalah ketergantungan botol susu adalah dengan melakukan penurunan kadar susu yang dilarutkan dengan jumlah air yang ditambah. Lakukan perlahan hari demi hari sampai botol susu hanya berisi air. Kemudian ganti botol susu dengan segelas air putih dalam cangkir bergambar lucu untuk anak.