Sulit Tidur Nyenyak? Ini Solusinya!

Punya masalah kebiasaan tidur lambat atau kurang tidur? Salah satu survey di Indonesia menunjukkan 46,08% mahasiswa dan pekerja mengaku mengalami gangguan tidur pada hari kerja maupun libur. Rata-rata dari mereka hanya tidur 4-5 jam dalam sehari. Padahal, waktu tidur yang direkomendasikan bagi orang dewasa adalah 7-9 jam.

Tidur merupakan suatu proses fisiologis yang sangat penting bagi tubuh. Tidur yang cukup dengan kualitas yang baik berfungsi mengembalikan kondisi tubuh seperti semula. Penelitian membuktikan bahwa tidur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika pola tidur tidak ideal, maka kondisi fisik, psikis, dan produktivitas dapat terganggu.

Meskipun terlihat ringan, masalah kebiasaan tidur bukanlah hal sepele sehingga harus segera ditemukan solusinya. Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur.

Penuhi Kebutuhan Vitamin dan Mineral

  • Vitamin D
    Dikenal sebagai vitamin yang dapat membantu memperkuat tulang, sekaligus memiliki pengaruh terhadap kualitas tidur. Sebuah studi tahun 2014 menunjukkan bahwa asupan vitamin D yang cukup dapat menurunkan risiko kesulitan tidur dan mempertahankan tidur nyenyak. Selain memperoleh vitamin D langsung dari sinar matahari, mengonsumsi Nutrilite Cal Mag D juga bermanfaat untuk tubuh Anda.
  • Vitamin B
    Merupakan kelompok mikronutrien yang berperan penting dalam metabolisme sel. Sebuah studi menunjukkan bahwa vitamin B juga membantu dalam mencapai tidur yang berkualitas. Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan tanda-tanda awal insomnia. Oleh sebab itu, konsumsilah makanan yang mengandung vitamin B seperti pisang, alpukat, ikan, gandum, telur, dan kacang-kacangan.
  • Kalsium
    Merupakan zat relaksasi alami yang mampu memberi efek menenangkan pada sistem saraf pusat. Kekurangan kalsium dalam jumlah kecil dapat menyebabkan ketegangan otot dan insomnia. Untuk itu, konsumsilah makanan dan minuman yang mengandung kalsium seperti produk susu, rumput laut, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Magnesium
    Kekurangan magnesium dapat menyebabkan kecemasan sehingga mengganggu kualitas tidur dan membuat kita lebih mudah terbangun di malam hari. Oleh sebab itu, konsumsi makanan kaya akan magnesium seperti gandum, kacang almond, kacang mede, dan rumput laut.

Matikan Perangkat Elektronik

Salah satu penyebab gangguan tidur adalah menyalakan perangkat elektronik pada jam tidur. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang menyalakan televisi dalam jangka waktu yang lama cenderung mengalami masalah gangguan tidur. Oleh sebab itu, hindari menyimpan alat elektronik seperti televisi dan komputer di dalam kamar atau matikan perangkat elektronik sebelum tidur.

Hirup Udara Segar

Salah satu penyebab sulit tidur adalah sirkulasi udara yang kurang baik. Untuk itu, buka jendela kamar secara berkala untuk membiarkan udara segar masuk dan membuat suasana kamar menjadi lebih nyaman. Jika perlu, gunakan aromaterapi yang bisa membuat pikiran lebih rileks.

Kurangi Cahaya

Studi menunjukkan bahwa tidur dalam kondisi lampu menyala dapat menimbulkan perubahan struktur pada otak, menyebabkan depresi, mengganggu produksi melatonin pencegah kanker, dan mengakibatkan terganggunya jam biologis tubuh. Untuk mendapatkan tidur berkualitas, gunakan lampu tidur atau matikan lampu sepenuhnya.