TIPS #1 Agar Menikmati Lari, dan Bisa Menyebut Diri sebagai Pelari

Saat lari sudah menjadi hal yang menyenangkan – saat walaupun berat, lari menjadi mudah – saat itu kamu merasa sebagai pelari.

 

Tapi seringkali, untuk sebagian besar dari kita, nggak terasa seperti itu. Lari itu tugas berat, membutuhkan disiplin. Kerja keras yang pada akhirnya berujung hasil yang luar biasa. Pada saat itu, biasanya kita nggak merasa sebagai seorang pelari.

 

Saat jarak yang ditempuh menjadi mudah, biasanya karena dua alasan:

1. Obsesi yang kuat, atau

2. Keinginan untuk mendapatkan kepuasan jiwa-raga yang didapatkan dari lari (saat dilakukan dengan benar).

 

Kalau yang kamu tahu tentang lari adalah sesuatu yang dilakukan dengan cepat, artinya kamu nggak tahu cara melakukannya dengan benar. Tujuan dari lari bukan lah sampai pada satu tempat pada waktu tertentu dan menjadi yang paling cepat (kecuali kamu atlit lari atau sedang mengejar atau dikejar sesuatu).

 

Kesulitan untuk lari dengan konsisten? Coba lakukan dengan perlahan. 80 persen dari jarak yang ditempuh rata-rata pelari adalah dengan berlari perlahan, ukurannya adalah bisa mengobrol tanpa kesulitan sambil berlari. Salah satu tandanya: kalau kamu nggak pede ketemu orang yang dikenal saat berlari perlahan, artinya kamu melakukannya dengan benar.

 

Berlari perlahan membuat waktu larimu jadi lebih nyaman, lebih menyenangkan. Dan besoknya, saat kamu harus melakukannya lagi, kamu nggak akan merasa terbebani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *