TIPS #4 Rahasia Jadi Juara Lari: Lari Lebih Pelan

Saat kita masih sekolah pada waktu jam olahraga, mungkin kebanyakan guru menanamkan kalau tujuan lari itu adalah menjadi yang paling cepat. Lari satu kilometer, secepat yang kamu bisa (waktumu pun dicatat dan dibandingkan dengan yang lain!) Lari satu lap, dan kalau kamu terakhir mencapai garis akhir, kamu dapat hadiah satu lap lagi. Itu baru jam olahraga. Hukuman pun diasosiasikan dengan lari. Datang terlambat, lari keliling lapangan. Berisik di kelas, lari keliling lapangan.

 

Nggak heran saat dewasa, kebanyakan dari kita benci olahraga lari.

 

Inti dari lari saat ini, adalah nggak berlari cepat dan berlari dengan cara yang terasa enak untuk tubuhmu. Lain kali kamu mencoba untuk lari, coba mulai dengan kecepatan yang biasa kamu tempuh saat lari, kemudian turunkan kecepatanmu. Turunkan sampai kamu bisa mengobrol sambil berlari.

 

Mau tahu sebuah rahasia? Menurunkan kecepatan adalah cara banyak pelari untuk menyelesaikan lomba lari half marathon, marathon, dan ultramarathon. Bahkan para pelari profesional mengantongi jam terbang lari mereka dengan kecepatan “mengobrol” tersebut. Saat kamu belajar untuk menyukai lari, kamu pun harus menghilangkan anggapan bahwa kamu harus kecapekan di setiap akhir sesi. Coba untuk menikmati enaknya berlari dengan cara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *