Semua

Kiat Agar Tetap Energik Selama Puasa

Jangan biarkan puasa menghalangi aktivitasmu. Pastikan semua kebutuhan gizimu terpenuhi agar tetap enerjik sepanjang hari.

Saat berpuasa, kebutuhan energi akan sangat bergantung pada menu yang kita makan ketika sahur. Hal yang paling sering dialami selama puasa adalah kekurangan zat besi saat sahur sehingga tubuh jadi cepat lelah dan mengantuk, turunnya kadar glukosa dalam darah sehingga otak jadi kurang fokus dan konsentrasi, serta kurangnya cairan yang menyebabkan tubuh dehidrasi dan kondisi kulit menjadi kering. Untuk itu, lakukan beberapa tips berikut agar tubuh tetap energik selama puasa:


1.   Minum Air Putih Yang Cukup

Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap Muslim Inggris selama Bulan Ramadan, sebanyak 49% mengidentifikasi hidrasi sebagai perhatian utama kesehatan mereka selama Bulan Ramadan, 81% memiliki masalah dengan hidrasi saat berpuasa, dan 39% mengalami penurunan konsentrasi akibat kurangnya hidrasi. Untuk itu:

⦁   Pastikan mengonsumsi air putih yang cukup ketika sahur dan berbuka.

⦁   Hindari mengonsumsi terlalu banyak air teh pada saat sahur karena dapat meningkatkan jumlah cairan yang hilang jika buang air kecil.

⦁   Saat berbuka, hindari mengonsumsi air es karena hal itu akan menyebabkan pembuluh darah berkontraksi dan menyebabkan gangguan pencernaan.

⦁   Minumlah air putih dengan suhu kamar pada saat sahur dan berbuka.


2.   Mengonsumsi Makanan Yang Mengandung Air

⦁   Untuk menghindari kekurangan cairan dalam tubuh selama berpuasa, kamu juga perlu mengonsumsi nutrisi yang cukup saat sahur dan berbuka.

⦁   Usahakan agar selalu mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak serat dan air seperti halnya buah semangka, mentimun, tomat, nanas, bayam, dan selada.

⦁   Selain mengonsumsi air putih dan fitonutrien yang cukup, kamu juga bisa mengonsumsi NutriliteTM PhytoPowder untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.


3.   Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Agar tetap energik selama berpuasa, kamu perlu memenuhi kebutuhan nutrisi yang seimbang. Konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, kentang, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan yang mengandung indeks glikemik rendah sehingga menjaga agar gula darah tidak meningkat.

Kamu juga perlu mengonsumsi makanan yang mengandung protein seperti halnya susu, produk olahan susu, dan kacang-kacangan yang membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Protein juga sangat penting untuk mempertahankan struktur dan fungsi tubuh, serta menyalurkan zat besi ke seluruh tubuh. Jangan lupa untuk mengonsumsi Omega-3 yang sangat penting untuk menjaga organ-organ vital serta mengatur temperatur tubuh.